POLOSKAOS1

Kaos Polos, Sablon Satuan, dan Informasi Fashion, Kaos, Baju, Kemeja, Jaket, dan Tips Seputar Fashion dan Review tentang Lifestyle.

Tuesday, April 21, 2015

Daftar Istilah Sablon & Printing Part 2

Daftar Istilah Sablon & Printing Part 1 nya kalo belum baca silakan baca dulu, mayan lho..

A

  1. ACTIVATOR: Bahan kimia yang digunakan untuk melakukan proses penyebaran pada proses transfer.
  2. ADDITIVE: Bahan tambahan tinta yang digunakan untuk maksud tertentu, misalnya supaya lebih kental, ato lebih cair.
  3. AIRBRUSH: Alat yang digunakan untuk menyemprotkan tinta cair dengan bantuan kompresor udara.
  4. ANGLE OF ATTACK: Sudut squeegees yang dibutuhkan saat proses tarikan untuk memasukkan tinta kedalam serat screen.

B

  1. BLEND: Lebih dari satu warna yang mencampur menjadi satu sehingga menimbulkan kesan gradasi antara satu warna dengan yang lainnya.
  2. BONDING AGENT: Bahan tambahan yang dicampurkan kedalam tinta untuk menambah daya rekat tinta khususnya jika digunakan untuk cetak diatas bahan kain nylon.
  3. BODY: Sebutan untuk karakteristik kepekatan tinta atau daya jatuh titnta.
  4. BUILD-UP: Digunakan untuk menunjukkan sisa tinta warna lain yang menempel dibalik screen.
  5. BURN: Ketika kita mengekspose screen.

C

  1. CHALKING: Kondisi dimana tinta tidak menempel dengan baik pada kain yang mengakibatkan tinta mudal robek atau terkelupas.
  2. CLIP ART: Desain yang sudah siap dipakan dan juga tidak memerlukan ijin untuk menggunakannya.
  3. CLOGGING: Tinta yang mengering pada screen yang mengakibatkan kebuntuan.
  4. COATER: Alat khusus yang digunakan untuk memoles screen.
  5. COLD-PEEL TRANSFER: Gambar transfer yang ditempel pada kaos dan dilepas setelah gambar transfer suhunya dingin.
  6. COLOR SEPARATION: Film positif yang terdiri dari empat warna: cyan, magenta, yellow, dan black (CMYK) yang disatukan dalam proses cetak untuk menghasilkan gambar.
  7. COLOR SEQUENCE: Urutan warna yang harus diikuti.
  8. COLORFAST: Kekuatan hasil cetak setelah pencucian berulang-ulang.
  9. COMPOSITE: Gabungan satu atau lebih film positif untuk dijadikan menjadi satu.
  10. CONTINUOUS TONE: Gradasi warna dari warna putih ke warna hitam.
  11. COURSES: Garis horizontal pada material kain.
  12. CROCKING: Ketahanan hasil cetak jika digosokkan.
  13. CURING: Reaksi kimia pada tinta pada waktu menjadi kering.
  14. CYAN: Warna biru yang digunakan pada separasi empat warna.
  15. CONTACT FRAME: Proses kontak antara film dan photoemulions secara sempurna pada saat penyinaran.
  16. CONTACT PRINTING: Salah satu metode penyinaran film.

D

  1. DEVELOPER: Bahan kimia yang digunakan untuk mendevelop film sablon.
  2. DIAZO EMULSION: Emulsi peka cahaya.
  3. DIE-CUT: Nomor atau huruf atau gambar lain yang sudah siap pakai (biasanya heat transfer).
  4. DOT: Satuan titik pada komponen half-tone.
  5. DOT GAIN: Pemekaran satuan titik setelah proses pencetakan.
  6. DROP SHADOW: Efek khusus yang digunakan untuk membuat kesan bayangan.
  7. DRYING: Proses tinta dari basah ke kering.
  8. DRYING IN: Perubahan tinta dari basah ke kering yang mengakibatkan tertutupnya lubang pada screen.
  9. DUROMETER: Ukuran yang digunakan untuk mengukur kekerasan squeegee.
  10. DYE: Pewarna yang digunakan untuk pencampuran tinta.

E

  1. ENLARGEMENT: Pembesaran gambar untuk menyesuaikan ukuran yang dibutuhkan.
  2. EXPOSURE: Proses penyinaran pada screen yang telah dilapisi photo emulsion untuk menghasilkan cetakan gambar pada screen.
  3. EXPOSURE CALCULATOR: Perhitungan waktu yang diperlukan pada saat pengeksposan.
  4. EXTENDER BASE: Tinta dasar yang masih belum dicampur dengan pewarna, biasanya berbentuk transparan.

Back To Top