POLOSKAOS1

Kaos Polos, Sablon Satuan, dan Informasi Fashion, Kaos, Baju, Kemeja, Jaket, dan Tips Seputar Fashion dan Review tentang Lifestyle.

Saturday, April 18, 2015

Gelato del Marco, Buono~

Sebagai perempuan yang manis, saya suka es krim. Tapi saya baru tahu tentang gelato. Ya, sama seperti para vvota yang ngotot bahwa JKT48 adalah idol group bukan girl band, maka es krim dan gelato juga begitu.

Gelato adalah katanya sih bahasa Itali nya es krim (nah lo?) dan berasal dari bahasa Latin: "gelātus". Kalau dalam bahasa Inggris, gelato menunjukkan es krim yang dibikin berdasar cara pembuatan tradisional di Italia.

Perbedaan Gelato dengan Es Krim

Versi singkat dan versi yang mudah dimengerti aja ya (baca: yang saya mengerti dari hasil baca-baca yang kebanyakan ga pake bahasa manusia).

Jadi bedanya (dan samanya) adalah:
  1. Gelato asalnya dari Itali. Kalo es krim sih yang memopulerkan (populerkan ya, bukan asalnya) ya Amrik sono.
  2. Baik gelato maupun es krim sama-sama custard base, yaitu olahan makanan yang berbasis susu, krim, dan telur (baik campuran ketiganya atau satu-satu)
  3. Tapi gelato dibuat dengan jumlah proporsi susu yang lebih banyak
  4. Dan gelato dibuat dengan jumlah proporsi krim dan telur yang lebih sedikit (atau biasanya juga gak pake telur).
  5. Nah, klaim nya sih gelato lebih sehat, dan aman dikonsumsi buat yang gak pengen gendut ato lagi diet, karena low fat alias rendah lemak.
  6. Gelato diaduk, dikocok dengan lebih pelan-pelan, yang menyebabkan kandungan udara didalamnya lebih sedikit.
  7. Akhirnya, tekstur gelato lebih padat daripada es krim.
  8. Gelato lebih ditujukan buat temperatur yang lebih hangat daripada saat menyajikan es krim.
  9. Tekstur lagi. Jika es krim lebih cenderung seperti es batu (keras dan misah-misah gitu, ah susah jabarinnya), gelato lebih lembut dan molor.

Gelato del Marco

Gelato del Marco (GdM) mungkin satu-satunya di Malang yang ngejual gelato dalam berbagai macam rasa dan topping. Karena saya suka banget sama matcha dan kacang merah, GdM tau banget kayaknya akan hal itu, dan matcha + kacang merah pun dicombo! Harganya 17 ribu dan udah kenyangg meskipun kelihatannya cuma dikit.




Lokasi GdM ada di Malang Town Square (Matos) bagian timur, tapi di luar.. sederet sama Jungle Juice dan Double Dipps Coffee.

Karena saya tidak baca-baca dulu sebelum menikmati GdM Matcha Red Beans, waktu suapan pertama sih semacam terkejut gitu sama rasanya. Tidak begitu segar karena memang tujuan utama ditemukan gelato bukan untuk menyegarkan. Tapi walaupun low fat, akhirnya merasa kenyang lho. Ajaibnya disitu sih..
Topping kacang merah (yang sudah dihancurkan) pun seperti mengganggu rasa asli dari matcha nya. Yaa, saya prefer kacang merah nya tidak usah dihancurkan sih...


Alert: bagi yang tidak terbiasa makan sesuatu yang custard based dan sistem pencernaannya kampungan kayak saya, siap-siap merasa eneg dan tidak kuat menghabiskan gelato. Tapi rasanya yang pencernaannya kampungan cuma saya sih. Lagian, karena kerakusan saya, gelato nya abis kok meski kekenyangan dan rada eneg :p

Strategis iyaaa
Harga iyaaa
Rasa iyaaa
Suasana iyaaa
Penyajian iyaaa
Kebersihan iyaaa
Pelayanan iyaaa
Kenyamanan iyaa
Variasi iyaaa

Grazie!
(Sok bahasa Itali)

Back To Top