POLOSKAOS1

Kaos Polos, Sablon Satuan, dan Informasi Fashion, Kaos, Baju, Kemeja, Jaket, dan Tips Seputar Fashion dan Review tentang Lifestyle.

Saturday, November 8, 2014

Branding: Sebuah Prolog

Savior kali ini adalah Founder nya DOGMA INC. yang dimana saya ngefans banget sama produk dan copywriting nya. Adalah Dj_Nixxx yang sudah berkiprah hampir sepuluh tahun kayaknya. Ngakunya sih dari 2005, mari kita serap ilmunya yuk. Sebelum membahas "konsep brand", ada baiknya mengerti terlebih dahulu mengenai prolog-nya. Kenapa harus ada konsep? kenapa brand penting? proses branding itu dll seperti apa? Ane share secara singkat aja ya.

Secara sederhana orang mengenal brand dari tampilan logo, packaging, produk dan atmosfer toko (kalau sudah berbentuk toko). Tapi sebenarnya definisi brand lebih dari sekedar apa yang kelihatan oleh mata, dalam hal ini dirasakan oleh indera yang lain. "Products are made in the factory, but brands are created in mind" kalau kata Walter Langdon (pioneer of branding). Sengaja ane ulang lagi biar ngeh hehe. Sementara Adamson menjelaskan brand itu adalah "Something that exists in your head. It's an image or a feeling. It's based on associations that get stirred up when a brand's name is mentioned." Rata-rata brand besar seperti Nike, Vans, Macbeth, Deus Ex Machina, Stussy, dll punya konsep branding yang jelas dan rata-rata pembelinya adalah personal yang mempunyai keterikatan akan produk mereka. Jadi disini, brand harus punya karakter yang jelas.Mereka harus tau apa yang mereka buat, apa yang mereka tawarkan dan tentunya harus relevan dengan apa yang dimau oleh konsumen.

Prinsip dasar dari suatu brand biasanya adalah sebagai berikut:
  1. Nama brand berikut logo
  2. Produk
  3. Packaging atau display
  4. Iklan atau promosi
  5. Reputasi brand dan sikapnya (contoh minus: brand A bagus tapi kalau ditanya ini itu ga pernah dijawab)

Sebaiknya ga usah dijelasin panjang lebar ya. Kalau mau buat brand, lambat laun harus mengerti akan 5 hal tersebut.

Itu dasar.


Kita langsung loncat aja ke purpose of branding. Kegunaan branding yaitu memberikan pemahaman yang jelas akan identitas si brand tersebut. Jadi kalau sampai sekarang ada yang bilang "titip jual di goods dept yuk! kan bagus buat branding". Tet tot. Itu branding-nya goods dept (yang kalau dijelaskan, pasti masing-masing punya impresi positif tersendiri akan karakter goods dept which is "cool", "hype", "cutting edge" dll), jadi jangan dicampur adukan dengan branding si merk yang ada disana.

Branding pada hakikatnya harus memberikan nilai lebih akan nilai dari suatu produk. Misalkan ente beli sepatu Vans ori diskon jadi 300rb sekalipun, tetep ngerasa bangga kan? Meskipun nantinya udah robek, udah belel-belel ga jelas, masih ngerasa bangga dan sayang kan sama sepatu ente? Nah itu gunanya branding.

Karena pada tahapan yang kompleks, branding menciptakan ikatan emosional antara konsumen dan brand itu sendiri. Konsumen yang merasa puas akan dengan senang hati merasa terikat dengan brand tersebut. Puas akan produknya, service yang diberikan, dan konsumen juga merasa kalau produk yang mereka beli itu relevan dengan kehidupan mereka sehari-hari

Trust atau kepercayaan juga adalah satu hal yang penting dalam branding. Kalau konsumen sudah merasa nyaman, mereka menjadi percaya dan loyal. Jadi penting untuk brand menjadi konsisten, sekali lagi, konsisten dan terus memberikan value dan komunikasi yang baik ke konsumen.

Berikutnya, keberlanjutan adalah hal yang mutlak.Karena konsumen merasa perlu produk yang lebih fresh pada setiap season-nya. Jadi meskipun fashion adalah hal yang berulang. Tema, warna, material mungkin bisa mirip atau sedikit berbeda pada setiap season-nya, pesan dari branding tersebut harus tetap dalam koridor yang dinamakan -> konsisten. Sekali ente buat yang dibawah perkiraan, konsumen pasti ngerasa "kok sekarang kualitasnya begini ya, tapi harganya makin mahal?".

Branding is essentially about building a relationship between consumer and brand.

Sampai disini, sedikit banyak udah mengerti ya? Kalau belum mudeng ya gpp, bisa diulang dari awal hehe.

Secara ringkas, target dan tujuan dari branding adalah:
1. Menambahkan value
2. Menciptakan komunikasi/ keterikatan/ koneksi
3. Menggerakan emosional
4. Memberikan kepercayaan diri
5. Membangun loyalitas
6. Dipakai sebagai gimmick agar bisa menjual premium (ohh ini jadi urutan pertama buat sebagian local "premium" brand)

Nah, elemen yang penting dari branding sebenarnya adalah membangun dan menstabilkan apa yang disebut "brand identity' atau identitas brand atau konsep brand. Ini inti pertanyaan ente mengenai konsep brand itu seperti apa.

Brand identity> brand image > brand essence > brand values > brand personality

Satu-persatu musti di break down dan dimengerti biar benar-benar paham akan "konsep brand" itu apa sih sebenarnya.

Tapi mudah-mudahan cukup ya penjelasannya. Anggap aja sebagai perkenalan untuk belajar tentang konsep brand. Karena branding adalah denyut kehidupan brand dan ini adalah proses yang terus berlanjut,berulang dan berevolusi.

Kalau masih bingung juga? Gampang. Banyak kok literatur atau buku yang membahas tentang branding, khususnya dalam hal fashion. Buku yang dimaksud jarang di toko buku? Tenang, ada Amazon hehe. Demikian penjelasan singkat ane, yang ane pelajari berulang-ulang dari Harriet Posner.

Semoga membantu ya!
Back To Top