POLOSKAOS1

Kaos Polos, Sablon Satuan, dan Informasi Fashion, Kaos, Baju, Kemeja, Jaket, dan Tips Seputar Fashion dan Review tentang Lifestyle.

Saturday, November 15, 2014

Bagaimana Varsity Jacket bisa Begitu Populer?

Jaket letterman (sebelum penyebutan varsity jacket, awalnya disebut seperti itu) adalah simbol dari SMA dan kampus-kampus di Amerika. Sebagai seorang atlet (terutama atlet baseball kampus yang sering kita lihat di film-film Hollywood), jaket Letterman adalah simbol dari sebuah kesuksesan yang diraihnya. Pada awalnya jaket digunakan di Universitas Harvard, tetapi sekarang menjadi tren di sekolah menengah dan kampus-kampus Amerika, bahkan seluruh dunia.

Sejarah penamaan Letterman dari kata Letter yang berarti huruf, yang pada penerapannya yaitu huruf yang di bordir di dada jaket. Bisa berupa inisial atau satu kata atau lebih. Jaket Letterman ini biasanya yang di bordir adalah singkatan dari universitas atau sekolah yang dimaksud. Awalnya dari Universitas Havard pada tahun 1865. Hanya orang-orang terpilih yang mendapatkan jaket baseball dengan huruf H di dadanya. Pemain terbaik itu berhak untuk mendapatkan jaket, jika mereka tersingkirkan maka wajib mengembalikan jaket itu ke pemain lain yang lebih baik.

Lalu bagaimana jaket varsity bisa populer?


Ditahun 1930, banyak SMA dan kampus-kampus lain yang memakai jaket baseball Letterman. Mereka mendapatkannya ketika memasuki sekolah tersebut. Letterman pun mendapat julukan lain, yaitu varsity di beberapa daerah. Atlet-atlet yang berprestasi selalu memakai jaket varsity itu, sehingga ketika mereka diwawancarai oleh stasiun TV mereka dengan bangga memamerkan jaketnya. Hal ini yang di lirik oleh para artis-artis. Biasanya artis-artis hip hop maupun artis muda. Mereka membuat jaket varsity versinya sendiri dan diikuti fansnya.

Para musisi pun berperan besar dalam membuat jaket varsity menjadi tren. Aliran-aliran power pop punk, yang juga disebut high school rock n roll selalu memakai jaket varsity dari almamaternya ketika manggung. Fans-fansnya pun tidak mau kalah dengan artis idolanya. Hal ini dilirik oleh pihak manajemen. Maka dibuatlah merch varsity. Maka banyak varsity dengan nama-nama band yang dibordir di dada, lengkap dengan artwork khas band-band tersebut.

Di Indonesia sendiri masyarakatnya juga ikut terpengaruh. Dengan banyaknya band-band baru yang beraliran pop punk, banyak juga jaket-jaket varsity yang terjual di pasar. Semakin banyak pula brand-brand lokal yang meemproduksi jaket varsity dengan variasi khasnya masing-masing. Hal ini yang membuat jaket varsity berkembang di Indonesia.

Tapi sepertinya pamor varsity mulai berkurang dan digantikan oleh apparel lain yang juga berasal dari dunia baseball, yakni baseball jersey dan baseball t-shirt, seperti yang sudah pernah saya bahas di hype bulan oktober lalu.
Back To Top