POLOSKAOS1

Kaos Polos, Sablon Satuan, dan Informasi Fashion, Kaos, Baju, Kemeja, Jaket, dan Tips Seputar Fashion dan Review tentang Lifestyle.

Friday, November 14, 2014

Beginilah Caranya Merawat Celana Jeans / Denim Pants yang Baik dan Benar agar Awet dan Tahan Lama

Denim atau lebih dikenal dengan nama lain seperti jeans (sebagai pengetahuan tambahan, denim merupakan nama bahan sedangkan jeans adalah nama produk yang dibuat dari bahan tersebut), menjadi bagian dari tren fashion yang ada di seluruh dunia, termasuk Indonesia. Produk olahan yang terbuat dari kain denim memiliki berbagai jenis dan model potongan denim telah dihasilkan oleh berbagai label lokal dan branded. Dengan berbagai kualitas yang ditawarkan, ada yang murah, juga ada yang sampai sangat mahal. Akan sangat disayangkan jika koleksi jins denim agan begitu mudah rusak dan tidak tahan lama, kan?

Untuk membuat denim atau jean Anda tetap awet, inilah bagaimana cara merawat denim atau jins tetap awet dan tahan lama. Berikut caranya:

1) Jangan terlalu sering mencuci jeans favorit Anda dan jins bersih, kecuali jeans sedikit noda dan noda yang keras kepala. hal ini dikarenakan bahwa jika terlalu sering jeans dicuci, akan menghasilkan warna cepat pudar pada jins, cacat dan lebih mudah rusak bahkan robek.

2) Setiap pembelian celana jeans / denim pasti memiliki label di dalamnya, karena di situlah terdapat aturan untuk merawat jeans ini. Untuk itu, dalam pembelian celana jeans favorit, maka itu membantu Anda untuk memahami bagaimana untuk perawatan tercantum pada label jeans.

3) Ketika jins dicuci, pastikan Anda telah membalik bagian dalam jeans saat perendaman atau mencucinya, sehingga warna jeans tetap terjaga. Juga pastikan deterjen Anda tidak mengandung pemutih karena akan menyebabkan kerusakan pada serat bahan jeans Anda. Dan jika akan mencuci dengan mesin, kancingkan dan resletingkan jeans agan agar bentuk nantinya tidak berubah.

4) Jika denim / celana jeans Anda terdapat noda membandel, bisa dicoba dengan membersihkan cara berikut:

Noda getah: Masukkan bagian noda dengan alkohol, diamkan selama 5 menit, gosok dengan ibu jari, lalu cuci dengan sabun dan air.

Permen karet: Masukan es di daerah yang terkena dampak noda, setelah permen karet membeku, Anda bisa mencucinya.

Noda lumpur: bisa dihilangkan dengan air hangat dicampur dengan deterjen, kemudian rendam jeans Anda untuk beberapa menit.

5) Ketika pengeringan, Jemurlah di daerah terbuka tanpa sinar matahari langsung sehingga warnanya tidak cepat memudar dan juga memelihara fleksibilitas.

6) Ketika menyetrika, putar sisi luar ke dalam, kemudian setrika dengan suhu yang tidak terlalu panas sehingga permukaan setrika ini tidak terlalu melekat pada kulit jeans Anda.

7) Untuk menjaga warna jeans Anda tetap awet dan tidak pudar, rendam dalam air yang dicampur dengan cuka, kemudian cuci seperti biasa. Nahlo, butuh cuka berapa banyak tapi wkwk
Back To Top