POLOSKAOS1

Kaos Polos, Sablon Satuan, dan Informasi Fashion, Kaos, Baju, Kemeja, Jaket, dan Tips Seputar Fashion dan Review tentang Lifestyle.

Saturday, November 22, 2014

Makhluk Apakah Gagal Itu?

Ini adalah note pribadi dari Fahmy Arafat yang saya re blog dimari. Jadi kata ganti orang dibawah bukan me-refer saya ya... :D

Semua orang pasti pernah gagal. Saya sendiri sudah pernah gagal dalam banyak hal berkali kali dan rasanya memang tak enak hehehe..
Dari 2006 bisnis gagal beberapa kali. Dalam urusan Jodoh saya juga gagal berkali kali, padahal sudah serius banget. Pria yang gantengnya keterlaluan seperti saya pun (ehem..ehem.. :v) bisa gagal lho wkkkk

So, mahluk apakah gagal itu?
Yes, ia adalah pertanda dari Tuhan bahwa cara yang digunakan itu belum pas atau, kalau hal itu berhasil pun akan membawa bencana dalam jangka panjang baginya, jika anda terlalu memaksaka nya.
Guru saya, Pak Tung Desem Waringin berkata: Tak ada yang namanya kegagalan, yang ada hanya SUKSES atau BELAJAR'
Kalau belum berhasil berarti ya ada yang perlu dipelajari lagi dan setelah belajar lagi maka insya Allah pasti akan berhasil. Kalau saya pribadi prinsipnya begini 'Yang namanya gagal itu tak ada, yang ada hanya BERHASIL atau EVALUASI'

Apa yang disebut banyak orang sebagai 'gagal' seringkali hanya strategi atau caranya saja yang kurang pas. Strategi, secara umum terbagi 2 yaitu strategi mental dan strategi nyata. Strategi mental biasa disebut dengan Mindset dan inilah yang terpenting diantara kedua jenis strategi tadi.
Kalau Mindset atau strategi mental sudah bagus, maka halangan apapun akan terasa biasa saja karena secara mental sudah tahu bahwa hambatan adalah bagian dari proses yang memang harus dilalui.
Misalnya, seorang penjual sudah memahami Hukum Rata Rata bahwa dari 10 orang yang ditawarkan maka biasanya ada 1 yang membeli. Maka dengan mindset seperti itu ia akan menawarkan produknya pada sebanyak mungkin orang, karena semakin banyak ia menawarkan, semakin besar kemungkinan ia akan mendapatkan keuntungan yang lebih banyak.

Penolakan dianggap bukan apapun, karena, seperti yang sudah saya bilang tadi, jika dari 10 orang yang ditawarkan hanya 1 yang beli, maka kalau ia menawarkan pada 20, 30 atau bahkan 100 orang atau lebih, maka kemungkinan terjadinya penjualan akan lebih banyak terjadi. Penolakan hanya dianggap jalan untuk terjadinya penjualan.
Itu makanya lewat prinsip atau mindset ini, jika nilai 1 penjualan yang berhasil dari menawarkan pada 10 orang = 1 juta, maka setiap penolakan orang itu bernilai 100 ribu x 9 hingga akhirnya closing jadi 1 juta. Ini berlaku secara umum, bisa kurang atau bisa lebih.

Bagaimana dengan strategi nyata?
Nah kalau yang ini berkaitan dengan bagaimana anda mengemas produk, jasa atau apapun yang anda jual. Perbaiki jika lewat pengamatan anda kurang bagus atau berikan inovasi padanya. Maka, dengan gabungan strategi mental dan nyata yang sederhana ini saja akan banyak menghasilkan keuntungan bagi anda.

Yang diatas tadi hanya penjelasan sederhana saya tentang bagaimana menyikapi kegagalan yang sebenarnya hanya proses pembelajaran biasa. Para ilimuwan menyebutnya Experimen dan mereka, sebelum menemukan penemuan yang hebat, biasanya melakukan trial and error selama ratusan kali atau selama bertahun tahun.
Mereka bukan menyebutnya gagal tapi hanya menyebutnya error saja dan terus mengganti cara atau pendekatan hingga akhirnya benar benar berhasil.

So, kalau anda merasa gagal, anda tinggal bertanya saja pada diri sendiri:
'Strategi mental atau mindset atau keyakinan apa yang aku gunakan hingga aku belum berhasil begini?'
'Bagaimana caranya agar mindsetku bisa jadi lebih bagus dan mendukung pencapaian target? pada siapa aku belajar? buku apa yang perlu aku baca? dan lain lain..
Setelah anda mendapati jawaban jawaban dari pertanyaan itu, anda akan merasa tercerahkan dan mengetahui dimana kelemahan anda selama ini. Setelah anda mendapatkan semua jawabannya maka ada satu pertanyaan TERPENTING yang perlu anda tanyakan untuk memastikan anda meng Action kan semuanya yaitu:
'Dari semua ide yang sudah muncul, apa satu hal terpenting yang bisa aku lakukan SEKARANG?'
Dan.. setelahnya lakukan aksi habis habisan serta bersiaplah meraup keberuntungan yang banyak dari filosofi ini. Sekali lagi saya ingatkan pada anda 'Tak ada yang namanya gagal, yang ada hanya BERHASIL atau BELAJAR'


Semoga Manfaat dan Salam Cinta
‪#‎Mantra‬ ‪#‎Sukses‬
Back To Top